Pengaruh Penambahan Tepung Bonggol Pisang pada Pakan Terhadap Berat Karkas, Persentase Karkas, dan Lemak Abdominal Ayam Pedaging

Authors

  • Dwi Kiat Puspitasari Mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
  • Osfar Sjofjan Dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
  • Eko Widodo Dosen Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Jalan Veteran, Ketawanggede, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145

DOI:

https://doi.org/10.21776/ub.jnt.2019.002.01.4

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh penambahan tepung bonggol pisang terhadap berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi solusi sebagai pakan alternatif untuk mengurangi biaya produksi pakan. Bahan yang digunakan adalah 100 DOC strain New Lohmann MB-202 yang diproduksi oleh PT. Japfa Comfeed Indonesia dengan koefisien keragaman 8,41%. Metode yang digunakan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Terdapat 20 kelompok di mana setiap kelompok terdiri dari 5 ayam. Perlakuan yang digunakan sebagai berikut, P0: pakan basal, P1: pakan basal + 2,5% tepung bonggol pisang, P2: pakan basal + 5% tepung bonggol pisang, P3: pakan basal + 7,5% tepung bonggol pisang, P4: pakan basal + 10% tepung bonggol pisang. Variabel yang diukur adalah berat karkas, persentase karkas, dan lemak abdominal ayam pedaging. Data dianalisis dengan menggunakan Analysis of Variance (ANOVA), apabila terdapat perbedaan pengaruh maka dilanjutkan dengan Uji jarak berganda Duncan’s (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh secara signifikan (P>0,05) terhadap berat karkas, tetapi berpengaruh nyata  (P<0,05) terhadap persentase karkas dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap lemak abdominal ayam pedaging. Kesimpulannya adalah penambahan tepung bonggol pisang di dalam pakan dapat diberikan maksimum sebanyak 10%.

References

Aswandi. (2016). Performa ayam ras pedaging yang mendapat ransum komersil mengandung tepung bonggol pisang. JITP, 4(3), 98–105.

Daud, M. (2006). Persentase dan kualitas karkas ayam pedaging yang diberi probiotik dan prebiotik dalam ransum (the carcass percentage and carcass quality of broilers given probiotics and prebiotics in the ration). Jurnal Ilmu Ternak, 6(2), 126–131. https://doi.org/10.24198/JIT.V6I2.2280

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2016). Produksi daging ayam ras pedaging menurut provinsi.

F, D. F., Sudjarwo, E., & Sjofjan, O. (2014). Pengaruh penggunaan beberapa varietas tepung jagung dalam pakan terhadap kualitas karkas ayam pedaging. Repositori UB, 1–12.

Hidayat, C. (2015). Penurunan deposit lemak abdominal pada ayam pedaging melalui manajemen pakan. Wartazoa, 25(3), 125–134.

Jola J. M. R. L, Rompis, E. G., & Mangelep, C. (2016). Kualitas karkas ayam pedaging yang diberi ransum mengandung limbah sawi. ZOOTEC, 37(1), 1–7.

Massolo, R., Mujnisa, A., & Agustina, L. (2017). Persentase karkas dan lemak abdominal broiler yang diberi prebiotik inulin umbi bunga dahlia (Dahlia variabillis). Buletin Nutrisi Dan Makanan Ternak, 12(2), 50–58.

Michalczuk, M., Åukasiewicz, M., Zdanowska-SÄ…siadek, Å»., & Niemiec, J. (2014). Comparison of selected quality attributes of chicken meat as affected by rearing systems. Polish Journal of Food and Nutrition Sciences, 64(2), 121–126. https://doi.org/10.2478/v10222-012-0096-y

Nisak, K. (2016). Kombinasi tepung kulit pisang dan kulit ubi dalam ransum terhadap lemak abdomen dan persentase karkas ayam broiler. Jurnal Ilmiah Peternakan, 2(4), 27–30.

Risnajati, D. (2017). Perbandingan bobot akhir, bobot karkas dan persentase karkas berbagai strain broiler. Sains Peternakan, 10(1), 11–14. https://doi.org/10.20961/sainspet.v10i1.4808

Rosidin, R., Yuliati, K., & Siti Hanggita, R. (2018). Pengaruh suhu dan lama pengeringan terhadap mutu silase limbah pengolahan kodok beku (rana sp.) yang dikeringkan dengan penambahan dedak padi. Jurnal FishtecH, 1(1), 78–90.

Salam, S., Fatahilah, A., Sunarti, D., & Isroli, I. (2017). Berat karkas dan lemak abdominal ayam broiler yang diberi tepung jintan hitam (nigella sativa) dalam ransum selama musim panas. Sains Peternakan, 11(2), 84–90. https://doi.org/10.20961/sainspet.v11i2.4844

Sandi. S, R., Palupi, & Amyesti. (2012). Pengaruh penambahan ampas tahu dan dedak fermentasi terhadap karkas, usus dan lemak abdomen ayam broiler. Agrinak, 2(1), 1–5.

Sibarani. J, Yunianto, V. D., & Mahfudz, L. D. (2016). Persentase karkas dan non karkas serta lemak abdominal ayam broiler yang diberi acidifier asam sitrat dalam pakan double step down. Animal Agriculture Journal, 3(2), 273–280.

Siregar, Z. (n.d.). Persentase karkas dan pertumbuhan organ dalam ayam broiler pada frekuensi dan waktu pemberian pakan yang berbeda. Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor: Skripsi. Departemen Ilmu Produksi Dan Teknologi Peternakan.

Subekti, K., Abbas, H., & Zura, K. A. (2012). Kualitas karkas (berat karkas, persentase karkas dan lemak abdomen) ayam broiler yang diberi kombinasi cpo (crude palm oil) dan vitamin c (ascorbic acid) dalam ransum sebagai anti stress. Jurnal Peternakan Indonesia, 14(3), 447–453.

Sutardi, T. (2001). Revitalisasi peternakan sapi perah melalui penggunan ransum berbasis limbah perkebunan dan suplementasi mineral organik (RU VII 1). Kantor Menteri Negara Riset dan teknologi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia: Laporan Akhir.

Syukron, M. (2006). Kandungan lemak dan kolesterol daging serta persentase organ dalam ayam broiler yang diberi ransum finisher dengan penambahan kepala udang. Institut Pertanian Bogor: Skripsi. Fakultas Peternakan.

Wijaya, G. H. (2010). Persentase karkas, lemak abdominal dan organ dalam ayam broiler yang diberi ransum dengan penambahan cassabio. Institut Pertanian Bogor: Skripsi. Departemen Ilmu Produksi Dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan.

Yuniastuti, A. (2002). Efek pakan berserat pada ransum ayam terhadap kadar lemak dan kolesterol daging broiler. JITV, 9(3), 175–183.

Downloads

Published

2019-03-06